Cara Membuat Fermentasi Air Kolam Lele

Cara Membuat Fermentasi Air Kolam Lele – Sebelum menyebarkan bibit lele, sangat penting untuk menyiapkan kolam dan airnya. Jika kolam Anda baru atau baru digunakan, sebaiknya jangan memasukkan bibit saat pertama kali mengisi. Ini karena kolam baru masih mengandung banyak bahan berbahaya bagi keselamatan ikan, terutama yang terbuat dari terpal atau tembok.

Ditakutkan bahwa jika kita menggunakan kolam terpal, bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan masih ada di sana, dan jika kita menggunakan kolam tembok, bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan masih ada di sana. Namun, kondisi kolam tanah mungkin lebih aman daripada dua jenis kolam yang saya sebutkan sebelumnya. Namun, tetap lebih baik untuk tetap waspada.

Satu hari mengendapkan air untuk menghilangkan zat kimia. Pengendapan air juga membantu mengukur kekuatan kolam dan mengidentifikasi kebocoran awal. Untuk memudahkan penyikatan, kolam dikuras pada pagi hari setelah diendapkan dan diisi kembali dengan air. Sikat dinding kolam ikan Anda dengan daun pepaya.

Jangan gunakan sabun atau deterjen; gunakan sikat saja. Jangan gunakan produk pembersih apa pun. Setelah dinding dibersihkan, kuras air lagi dan tambahkan air baru ke kolam. Selama satu hari, endapkan lagi dengan air. Keesokannya, fermentasikan kolam.

Baca Juga Lainnya : Cara Membuat Filter Kolam Koi Dari Drum

Cara Membuat Fermentasi Air Kolam Lele

Cara Membuat Fermentasi Air Kolam Lele

Fermentasi Air Kolam Lele

Bahan:
  • Dedak/bekatul 2 Kg
  • Molase/tetes tebu 250 ml
  • Ragi 5 gr
  • Kapur 1 genggam

Langkah Fermentasi Air Kolam Lele :

  1. Molase dicampur dengan dedak dan air secukupnya.
  2. Tuangkan ragi dan campurkan dengan benar.
  3. Masukkan kedalam ke dalam wadah tertutup dan fermentasikan selama 48 jam.
  4. Setelah hari ketiga, buka dan campurkan satu genggam kapur.
  5. Encerkan dengan air dan saring airnya.
  6. Lalu tebarkan ke dalam kolam ikan lele dan nyalakan aerasi kolam.
  7. Lakukan pengamatan selama 1 minggu. Jika air kolam berwarna coklat dan muncul binatang kecil, artinya kolam sudah siap untuk diisi benih lele.
  8. Namun, jika tidak menunjukkan gejala tersebut, lakukan proses fermentasi ulang. Pasalnya, proses fermentasi bisa gagal karena air hujan.

Untuk tahu tips dan trik lainnya silahkan kunjungi beranda website kami yaa, karena disana mimin punya banyak artikel menarik lainnya lho! Sampai jumpa di artikel lainnya.