Cara Membuat Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Kolam Ikan Koi – Koi memiliki bentuk dan corak yang indah. Tak mengherankan bahwa banyak orang tertarik untuk memeliharanya. Membangun kolam ikan koi yang tepat dan berkualitas tinggi adalah hal pertama yang harus dilakukan jika kamu adalah salah satunya. Membangun kolam ikan koi di rumah tampak seperti hal yang rumit dan menantang. Kolam ikan koi yang cantik tidak hanya menambah keindahan rumah tetapi juga membuat penghuninya tenang. Pada kenyataannya, mendengar suara air mengalir dan melihat ikan koi berenang dapat menenangkan seseorang.

Proses pembuatan kolam koi pasti akan membingungkan pemula. Apa saja hal yang perlu diperhatikan saat membangun kolam koi? Bagaimana memilih kolam koi yang aman untuk kesehatan dan pertumbuhan koi cantik? Yuk lihat langkah-langkahnya di bawah ini.

Cara Membuat Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Kolam Ikan Koi

  • Kualitas dan kadar pH air

Meskipun memelihara ikan koi memiliki banyak keuntungan, menjaga kualitas air kolam koi harus selalu terjaga. Ini tentang desain dan pembuatan kolam koi yang baik. Tempat terbaik untuk ikan koi adalah kolam yang besar. Setiap satu inci ikan membutuhkan sepuluh galon air. Hal ini bukan tidak beralasan. Ikan koi akan hidup lama jika berada pada tempat yang airnya terjaga kebersihan dan kualitasnya.

Selain volume air, perlu juga memperhatian pH air kolam koi. Sebelum memasukkan ikan, lakukan pengecekan pH air. pH ideal untuk ikan koi adalah sekitar 7. Jika pH lebih tinggi dari 7 maka koi akan lebih rentan terhadap bahaya racun amonia. Sementara aktifitas bakteri, tanaman, dan ikan dapat menyebabkan pH turun ke 5.5. Hal ini jelas berbahaya bagi koi.

  • Pemilihan lokasi

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat mendesain kolam ikan di rumah. Salah satunya adalah apakah akan dibuat di dalam ruangan atau di luar ruangan, karena kedua pilihan ini memengaruhi jumlah sinar matahari yang akan diterima ikan hias. Sangat penting bagi kolam koi untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup. Tidak terlalu panas, tidak terlalu lembab, dan tidak terlalu terkena cahaya matahari.

Pencahayaan yang baik pada kolam koi akan membantu koi peliharaanmu berkembang dengan cepat. Namun, hal ini memiliki konsekuensi bahwa pertumbuhan ganggang atau lumut juga akan meningkat dengan cepat, jadi tidak mengherankan jika air kolam menjadi hijau dengan cepat.

Koi di dalam ruangan juga harus diupayakan untuk terkena sinar matahari yang cukup. Koi membutuhkan sinar matahari hangat selama setidaknya tiga jam setiap hari. Jika koi tidak menerima cukup cahaya matahari, warnanya akan memudar. Jadi, buat kolam yang cukup terang. Anda dapat menggunakan lampu pijar untuk menyinari kolam ikan di dalam ruangan daripada sinar matahari.

BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA : Cara Supaya Rooftop Rumput Tidak Rembes Air

  • Perancangan desain

Tujuan dari sistem filtrasi kolam koi adalah mengupayakan agar oksigen dalam air kolam berada dalam jumlah yang cukup untuk kehidupan koi, karena oksigen sangat dibutuhkan untuk proses pencernaan koi. Sedangkan hasil dari pencernaan koi akan menghasilkan kotoran yang mengandung amonia dan bersifat racun bagi tubuh koi. Maka, sistem filtrasi selain untuk menghasilkan oksigen terus-menerus bagi koi, juga untuk membuang zat amonia yang berasal dari pencernaan koi.

  • Perancangan sistem filtrasi kolam koi

Sistem filtrasi kolam koi berfungsi untuk memastikan bahwa ada jumlah oksigen yang cukup dalam air kolam agar koi dapat hidup. Ini karena proses pencernaan koi membutuhkan banyak oksigen. Anda dapat menggunakan filter mekanik atau biologis untuk kolam koi Anda.

Filter mekanik bekerja dengan mengalirkan air ke wadah yang mengandung media penyaring seperti serbut, kerikil, pasir, saringan sieve, jap-matt, busa, foam, kapas, atau bahan sikat. Makhluk hidup lain yang dapat digunakan sebagai media filter adalah tanaman eceng gondok atau tanaman filter lain seperti melati air, tifa, payung-payungan, dan tumbuhan air daun kupu-kupu. Kotoran dalam kolam koi diuraikan oleh makhluk hidup lain ini.

Cara Membuat Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Kolam Ikan Koi

  • Penentuan ukuran kolam

Kedalaman kolam koi harus disesuaikan dengan jumlah ikan di dalamnya. Untuk koi berukuran kurang dari 30 cm, kedalaman idealnya adalah 1 meter sampai 1,5 meter, dan untuk koi berukuran antara 30 hingga 40 cm, kedalaman idealnya adalah 1 meter sampai 1,5 meter. Untuk koi berukuran lebih dari 40 cm, kedalaman idealnya lebih dari 1,5 meter.

  • Stabilisasi kondisi kolam

Karena tingkat alkali yang tinggi dalam semen acian kolam, koi kesayangan Anda tidak akan tinggal di kolam koi yang baru dibangun. Biarkan selama minggu pertama, lalu kuras setiap hari sambil mengonsumsi obat antijamur dan kutu. Untuk minggu kedua hingga ketiga, probiotik harus diberikan kepada kolam. Baru pada minggu keempat hingga satu bulan, kolam dapat dicoba untuk layak.